Bahkan aku tidak terpikir akan jatuh, menjatuhkan hati kepadamu
Namun kamu mengetuk, masuk, duduk
Aku membuka, menyapa, menata
Semuanya terlihat sama, awalnya
Semua terlihat baik-baik saja, bukannya
Ternyata tidak
Kamu memberi luka, duka, selain canda, debar dada, dan merah rona wajah
Saling pergi padahal ingin tinggal
Saling berbohong dan berpura-pura padahal ingin jujur dan terbuka
Hatimu terkunci dari awal, hatiku terkunci setelahnya
Raganya tidak ada, rasanya masih terasa, indahnya masih menyisa
Kembalilah ketika kamu sudah lelah, aku ada di ujung dermaga
Menunggumu
No comments:
Post a Comment